Perencanaan Penugasan Audit Internal pada Area dengan Risiko Tinggi
Bagaimana menyusun perencanaan audit (engagement planning) yang efektif pada area berisiko tinggi ketika sumber daya terbatas? 📉 Dalam video ini, kita membahas studi kasus PT Global Energi Nusantara yang sedang mengaudit pengelolaan aset tetap. Area ini dikategorikan High Risk karena adanya perubahan sistem, temuan aset rusak yang tidak tercatat, dan absennya rekonsiliasi rutin. Tantangan muncul ketika auditor yang ditugaskan masih junior dan kurang kompeten , ditambah desakan manajer operasional untuk menyelesaikan audit hanya dalam 2 minggu.
Kita akan membedah solusi berdasarkan Standar Audit Internal IIA (Seri 2200):
✅ Standar 2210 (Tujuan): Fokus pada akurasi pencatatan dan keberadaan fisik aset.
✅ Standar 2220 (Lingkup): Mengapa lingkup tidak boleh dipersempit meski ada tekanan manajemen.
✅ Standar 2230 (Sumber Daya): Solusi mengatasi kompetensi junior dengan melibatkan auditor senior atau ahli.
✅ Standar 2240 (Program Kerja): Menyusun langkah verifikasi fisik dan evaluasi sistem.
✅ Standar 1100 & 1220: Menolak percepatan audit yang mengorbankan kualitas.
Tonton video ini untuk memahami cara Chief Audit Executive (CAE) mempertahankan standar profesional dalam perencanaan penugasan!